mampukah kita memulai bisnis tanpa modal?
itu pertanyaan dasar yang muncul dalam pikiran saya. dan saya akan menjawabnya dengan kata “bisa”
saya jadi ingat dengan artikel seorang yang mengaku enterpreneur di jogja, dan saya sempat mengikuti kelas-nya waktu itu, waktu saya masih di kampus miliknya. kalau tidak salah artikel tentang memulai bisnis tanpa modal atau dengan modal nol rupiah itu sudah di terbitkannya dalam bentuk buku, tapi saya tidak akan membahasnya disini, karena ternyata bagi saya teori itu sudah usang setahun kemudian ,sejak saya mulai bergelut dengan bisnis online.
saya tidak akan mengajarkan anda untuk “ng-Utang” yang diperhalus kata-katanya dengan “memulai bisnis dengan membayar biaya di belakang”, bagi saya itu bahasa bisnis yang konyol dan kurang tepat di bilang memulai bisnis dengan modal nol rupiah. karena dalam dunia bisnis utang itu memiliki nama lain yaitu “modal asing”, dan dalam persamaan akuntansi jelas utang berdampingan dengan modal.
“bayar di belakang” itulah konsep yang ditawarkan oleh sang enterpreneur, saya tidak habis pikir bagaimana mungkin “utang/bayar di belakang” itu disebut sebagai memulai bisnis tanpa modal
lalu bisnis apakah yang bisa dimulai dengan modal nol rupiah?
menurut saya bisnis offline semuanya butuh modal awal, tapi berbeda dengan bisnis online, secara online banyak bisnis yang bisa kita mulai hanya dengan modal memiliki account email dan rekening bank virtual saja, contohnya adsense, PTC PTR PTS dan paid links rogram.
bagaimana dengan biaya warnet, bukankah untuk online kita butuh biaya?
dalam usaha offline, biaya seperti ini termasuk biaya produksi, jadi ini tidak disebut sebagai modal, karena yang kita bicarakan modal awal, yaitu modal yang diperlukan untuk memulai sebuah bisnis, tentu biaya ini berbeda… ini tidak disebut modal..
pendapatan dan biaya !!!
setiap pendapatan butuh pengorbanan atau bahasa kerennya “biaya”, jadi tidak ada pendapatan yang tidak membutuhkan biaya, bagaimana dengan pemberian, dalam akuntansi, pemberian bila di masukkan kedalam aliran keuangan perusahaan, maka dia termasuk aliran investasi, bukan aliran kas maupun utang piutang…
pendapatan itu muncul karena perusahaan menjual sesuatu baik barang ataupun jasa.
jadi kesimpulannya, dalam dunia real tidak ada bisnis yang tidak membutuhkan modal awal, sedangkan dalam dunia maya, banyak bisnis yang bisa kita jalankan tanpa perlu modal awal.